Dhindadhinda’s Weblog

STOP GLOBAL WARMING !!

English Please..

Jago berbahasa Inggris? Harus itu. Apalagi di era globalisasi seperti sekarang. Era globalisasi. Itulah yang tengah terjadi. Di era ini..,semua hal yang terjadi di belahan dunia lain, bahkan yang sangat jauh sekalipun, seakan-akan dekat dengan kita. Sebuah peristiwa penting di ujung benua Afrika misalnya, kamu akan dengan cepat mengetahuinya. Bisa dari radio, televisi, surat kabar, juga internet.

Di zaman globalisasi ini, ‘lalu lintas’ orang dari dan ke suatu negara juga makin banyak. Itu artinya, intensitas pergaulan internasional juga makin meningkat. Nah, yang perlu kamu catat, pergaulan antar bangsa ini akan bisa dilakukan dengan baik, hanya oleh mereka yang mampu berkomunikasi dengan bahasa ‘gaul’ internasional yaitu bahasa Inggris.

Jadi, kalau kamu ingin bergaul, berkomunikasi, dan bersaing dengan teman-teman dari negara lain, kamu mesti menguasai bahasa Inggris. Posisi bahasa Inggris jadi makin penting karena hampir semua bidang kehidupan manusia modern saat ini hanya dapat digunakan dan dioperasikan dalam bahasa Inggris. Sehingga, bisa kamu bayangkan deh, bakal seperti apa orang-orang yang nggak paham Inggris.

Nah, karena bahasa Inggris sangat penting dalam kehidupan kita saat ini, rasanya mau nggak mau sejak sekarang kamu harus belajar bahasa Inggris. Idealnya, belajar bahasa Inggris memang dilakukan sejak kecil. Tapi dalam belajar, tidak mengenal kata terlambat. Kalau kamu serius dan punya motivasi tinggi, saat ini pun kamu bisa memulai. Dan yakinlah, kamu pasti bisa.

Contohnya Chandra. Siswa kelas 2 SMUN XII Jakarta ini mengaku, belajar bahasa Inggris sejak kelas satu SD. ”Karena memang saat itu di SD-ku program bahasa Inggris diadakan sejak kelas satu”. Mulanya, Chandra memang cuma belajar bahasa Inggris di sekolah. Tapi seiring dengan waktu, ia mulai merasakan bahwa bahasa Inggris itu sangat penting untuk masa depannya. Karena itu, ia pun berusaha memperdalam bahasa Inggris lewat lembaga bimbingan belajar. ”Kalau di sekolah, belajarnya hanya teori, praktiknya jarang. Sedangkan di tempat les lebih banyak praktik, jadinya aku lebih suka belajar bahasa Inggris di tempat les”. Di tempat kursus ini, Chandra diajarkan bagaimana mengucapkan kata-kata bahasa Inggris dengan baik, menyusun struktur bahasa Inggris dengan benar, dan berbicara dengan orang lain pakai bahasa Inggris.

Sejak ikutan kursus, Chandra merasa, kemampuannya berbahasa Inggris meningkat. Kalau sebelumnya, nilai bahasa Inggrisnya di sekolah tergolong pas-pasan saja, setelah ikutan kursus, nilai bahasa Inggrisnya jadi lebih baik. Ia pun sudah bisa menulis surat dan menyanyikan lagu-lagu berbahasa Inggris. Asyik kan?

Lain lagi dengan Utari, siswi SMU Tarakanita Jakarta. Ia mengaku belajar bahasa Inggris sejak SD, tapi baru giat memperdalam bahasa Inggris sejak kelas 3 SMP. Dulu ia mengira, bahasa Inggris dipelajari cuma untuk gengsi-gengsian aja. ”Tapi setelah aku tau manfaatnya, ternyata bahasa Inggris itu penting banget lho”. Walau begitu, Utari yang kini duduk di kelas 2 SMU mengaku kurang suka belajar bahasa Inggris dengan guru sekolahnya. ”Abis yang dipelajari cuma ngisi titik-titik, ngejawab soal, dan menjodohkan kalimat,” lanjut Utari.

Karena belajarnya lebih banyak teori dan kurang praktik, akhirnya ortu Utari mendatangkan guru privat ke rumah. Dengan guru privat inilah, ia bebas ngomong apa aja dalam bahasa Inggris. Saat ini, Utari sangat serius belajar bahasa Inggris. Ini dilakukan semata-mata karena ia hobi berkomunikasi dengan remaja-remaja dari negara lain lewat internet. ”Aku tuh hobi banget chatting, khususnya chatting dengan remaja dari negara lain, sehingga mau nggak mau aku harus bisa bahasa Inggris”.

Lain lagi dengan Alan, siswa SMUN III Bekasi. Alan yang kini duduk di kelas 3 ini mengatakan, ia sudah diajari bahasa Inggris oleh ortu-nya sejak masih balita. Maklum, kedua ortu Alan emang jago bahasa Inggris. Mereka lulusan perguruan tinggi di luar negeri. ”Jadi kalau di rumah, aku lebih sering berkomunikasi dengan bahasa Inggris,” kata Alan.

Walau sudah sangat fasih berbahasa Inggris, bukan berarti Alan tidak perlu lagi mengikuti pelajaran bahasa Inggris di sekolah. ”Kalau aku nggak ikut, nanti nilai bahasa Inggrisku jelek dong”. Nah, kalian sudah tahu kan pendapat teman-teman kalian tentang bahasa Inggris. Jadi bahasa Inggris itu penting banget lho. Kalau kamu mau menjadi bagian dari masyarakat dunia, segeralah belajar bahasa Inggris. Jangan sampai ketinggalan!

Suatu keharusan
Soal pentingnya bahasa Inggris juga dinyatakan oleh Ibu Siti Wachidah PhD, ketua Jurusan Bahasa Inggris Universitas Negeri Jakarta. Menurutnya, zaman sekarang ini, bahasa Inggris merupakan suatu keharusan. Bahkan di Eropa, kata Bu Wachidah, orang yang tidak bisa bahasa Inggris dikategorikan sebagai orang yang buta huruf. ”Apalagi saat ini nyaris semua ‘perangkat kehidupan’ menggunakan bahasa Inggris, dan bahasa pergaulan yang digunakan di dunia internasional ialah bahasa Inggris”.

Lebih jauh Bu Wachidah menjelaskan, ada tiga hal yang perlu diperhatikan ketika kita belajar bahasa Inggris, yaitu:

Pertama, belajar bahasa Inggris mesti dilakukan dengan konsep learning by doing (belajar sambil praktik). Misalnya aja, kamu ingin bisa memahami bacaan berbahasa Inggris, maka belajarlah membaca buku-buku berbahasa Inggris. Atau kalau kamu ingin pinter nyanyi lagu-lagu Barat, carilah lagu Barat yang kamu sukai, lalu nyanyikanlah dengan serius dan semangat.

Kedua, belajarlah dengan teman-teman sebaya. Dengan cara ini, kamu tidak akan malu dan canggung untuk ngomong dalam bahasa Inggris. Karena, kamu hanya akan berhadapan dengan teman-teman sendiri.

Ketiga, mengikuti bimbingan dari orang atau tempat kursus. Cara ini sangat baik untuk mengembangkan kemampuan bahasa Inggris kamu. Sebab, kalau cuma mengandalkan sekolah, itu tidak akan cukup. Tapi, gimana kalau ortu tak sanggup membayar biaya les atau kursus? Jangan patah semangat. Apalagi kalau kamu punya temen yang sudah fasih berbahasa Inggris. Mintalah bantuan dia untuk membimbing kamu. Oke kan?

Sumber : www.republika.co.id/koran_detail/ 

Belum ada komentar »

Komentar Anda

HTML-Tags:
<a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <pre> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>